Home

PESAN MINGGU INI

HIKMAT DAN KEBENARAN SEJATI

1 Korintus 1:20-21 “Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan? Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.”

Kepada jemaat Roma rasul Paulus menyatakan bahwa Injil adalah “Kekuatan Allah” (Roma 1:16) sedangkan kepada jemaat Korintus rasul Paulus menyatakan bahwa pemberitaan tentang salib bagi orang percaya adalah “Kekuatan Allah”. Kalau Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan orang berdosa sedangkan pemberitaan tentang salib adalah kekuatan Allah yang membentuk dan mendewasakan orang-orang yang sudah diselamatkan. Tetapi saat pemberitaan tentang salib menjadi topik yang sedang dikedepankan di Korintus ada kelompok atau juga orang-orang tertentu yang mengejek pemberitaan tentang salib. Hal itu terjadi karena di Korintus para pengikut Kristus sedang mengedepankan atau memberi tekanan yang sangat berlebihan tentang karunia-karunia rohani dalam gereja Tuhan.

Ada tiga(3) kelompok orang di Korintus yang menganggap pemberitaan tentang salib sebagai suatu kebodohan:

  1. Kelompok pertama adalah “Orang berhikmat” atau lebih jelasnya orang yang menganggap dirinya “Orang berhikmat”. Biasanya mereka sudah mendengar Injil mengenai Yesus adalah juru selamat yang mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Rasul paulus tidak menyebut mereka tidak berhikmat melainkan mereka betul-betul berhikmat tetapi yang mereka miliki adalah hikmat dunia. Hikmat dunia adalah suatu hikmat yang mengesampingkan Allah, yang memberi penekanan yang sangat berlebihan kepada kecerdasan dan kemampuan manusia. Hal itu menjadi alasan bagi mereka untuk menolak kasih Allah yang dinyatakan melalui karya Tuhan Yesus Kristus. Rasul Paulus menyebutnya “Kebodohan”, karena hikmat mereka membuat mereka gagal menemukan dan mengenal Allah pencipta mereka.
  2. Kelompok kedua adalah “ahli taurat”. Kelompok ahli taurat sudah jelas adalah ahli untuk mengetahui taurat secara terperinci. Tetapi pengetahuan mereka hanyalah sekedar pengetahuan tanpa melakukan atau mempraktekkan taurat itu. Pengetahuan tanpa melakukan membuat mereka gagal mengenal Allah, sehingga menolak karya Yesus Kristus.
  3. Kelompok ke tiga adalah “pembantah dari dunia” mereka bukan hanya menolak tetapi membantah karena bagi mereka salib Kristus adalah kebodohan.

Tiga kelompok ini adalah bahaya bagi pertumbuhan iman Kristen, jadi harus dijauhi. Karena salib Kristus adalah hikmat dan kebenaran sejati yang menyelamatkan dan mendewasakan pengikut Kristus. Pengikut Kristus bukan saja menerima pengajaran tentang salib tetapi harus selalu siap memikul salib. (MT)
Minggu 18 Oktober 2020


[Pesan Mingguan 2020 Selengkapnya]

[Pesan Mingguan 2019]