Home

PESAN MINGGU INI

HIDUP DAN MATI DALAM KRISTUS

Filipi 1:21-23 “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. “Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.“Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus – itu memang jauh lebih baik”

Rasul Paulus berhasil membaca kekuatiran orang percaya di Filipi saat dia berada dalam penjara. Sama seperti pendapat umum bahwa penjara pada masa kekuasaan Roma hampir dapat dipastikan berakhir dengan kematian. Ada kesedihan yang mendalam dari orang-orang percaya karena mereka merasa tinggal menunggu waktu saja rasul yang mereka kasihi itu akan meninggalkan mereka. Rasul Paulus tidak suka dengan situasi ini, sehingga dia menulis surat dari penjara yang menasehati agar jemaat tak perlu sedih. Apapun yang terjadi orang percaya tetap bersukacita. Filipi 4:4 “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan sekali lagi kukatakan: bersukacitalah”. Jadi rasul Paulus ingin mengatakan bahwa penjara dan ancaman kematian pun tak dapat menghentikannya untuk tetap bersukacita.

Rasul Paulus pun memberi dua alasan, yaitu dia bersukacita karena baginya hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Dengan demikian jelas bahwa rasul Paulus menyatakan 2 kebenaran abadi yang perlu dipegang, dipertahankan dan dikembangkan oleh semua pengikut Kristus:

  1. Kebenaran pertama adalah bahwa bagi setiap pengikut Kristus hidup adalah Kristus. Bila hidup adalah Kristus berarti menjadikan Yesus Kristus menjadi teladan dalam segala aspek kehidupan. Selama hidup di bumi yang fana ini pengikut Kristus harus membangun semangat mengasihi dan semangat berkorban yang dimiliki Yesus Kristus. Selama ada kesempatan membangun diri untuk semakin menyerupai Kristus harus terus diperjuangkan. Tentu perjuangan ini tidak mudah, itulah sebabnya semangat hidup mendekat kepada Yesus Kristus melalui kehidupan ibadah dan doa tidak boleh dikendorkan apalagi dihentikan, melainkan harus terus ditingkatkan.
  2. Kebenaran kedua adalah bahwa bagi semua pengikut Kristus mati adalah keuntungan. Semua pengikut Kristus yang terus berjuang hidup sesuai dengan kehendak Kristus tidak perlu lagi takut menghadapi kematian. Karena Allah mempunyai rencana yang pasti untuk setiap pengikut Kristus setelah kematian. Bila kematian datang hanyalah merupakan akhir tugas di dunia ini dan awal kehidupan yang lebih indah bersama Kristus dalam kekekalan.

Rasul Paulus menyatakan bahwa hidup dan mati bukanlah memilih salah satu dari kedua-duanya. Karena kedua-duanya adalah di dalam Kristus. Rasul Paulus menyimpulkan bila diberi kesempatan hidup di dunia ini tetaplah di dalam Kristus agar berguna bagi Tuhan dan sesama. (MT)
Minggu 29 November 2020


[Pesan Mingguan 2020 Selengkapnya]