Home

PESAN MINGGU INI

MENGHIDUPI AMANAT AGUNG (BAGIAN 2)

Filipi 1:27 “Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil”

Rasul Paulus adalah rasul yang mempraktekkan “Menghidupi Amanat Agung”. Rasul Paulus membela berita Injil bukan hanya melalui argumen yang kuat tetapi melalui kehidupannya sehari-hari. Seperti rasul Paulus, semua pengikut Kristus hendaklah terpanggil untuk membela berita Injil bukan hanya dengan kemampuan berapologi tetapi juga harus melalui kehidupan yang nyata karena menghidupi berita Injil tersebut.

Pengikut Kristus zaman sekarang mungkin juga kurang paham tentang anjuran rasul Paulus agar berjuang untuk iman yang timbul dari berita Injil. Dalam hal ini sesungguhnya rasul Paulus sedang menganjurkan agar semua pengikut Kristus menghidupi berita Injil itu dalam hidup kesehariannya. Rasul Paulus yang betul-betul menghidupi berita Injil itu menyatakan “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan” (Filipi 1:21). Pengikut Kristus yang menghidupi berita Injil tidak perlu takut akan kematian, karena tahu secara jelas dan pasti tujuan Allah atas hidupnya. Selanjutnya dalam ayat 22 rasul Paulus menyatakan “Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah…” Artinya bila Allah memberi waktu dan menikmati kehidupan mungkin masih agak jauh ke depan itu artinya haruslah mengemban dan menghidupi amanat agung. Lebih jelasnya lagi dalam ayat 27 rasul Paulus memerintahkan agar “Semua orang percaya atau pengikut Kristus hidup sesuai dengan Injil Kristus”.

Dan hidup sesuai dengan Injil Kristus yang sama dengan menghidupi amanat agung terjabarkan melalui “teguh berdiri dalam satu roh”, artinya adalah:

  • Membangun kesatuan berdasarkan kasih, dalam komunitas pengikut Kristus.
  • Selanjutnya adalah menggalang kerjasama yang kuat untuk mencapai terwujudnya tujuan. Tentu tujuan utamanya adalah agar penjangkauan dapat terwujud.
  • Kemudian berjuang bahu membahu untuk mewujudkan Injil itu dalam sikap agar dapat membela kebenaran Injil terhadap banyak orang di sekitar komunitas orang percaya yang menjadi seteru salib Kristus. Seteru salib Kristus dapat diartikan adalah orang percaya tetapi mencermarkan Injil melalui gaya hidup dan moral yang buruk.

Jadi bagi pengemban amanat agung bila ingin efektif haruslah menghidupi amanat agung. (MT)
Minggu 19 Januari 2020


[Pesan Mingguan 2020 Selengkapnya]