Home

PESAN MINGGU INI

MENGUMPULKAN HARTA DI SORGA

Matius 6:20-21 “Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”

Harta dan uang adalah hal yang sangat menarik dan berpotensi menguras perhatian atau menyihir manusia agar mencari dan menyimpan sebanyak-banyaknya. Begitu menariknya membuat sebagian besar manusia mengabdikan diri padanya. Penilaian yang tinggi kepada kekayaan atau uang dapat membuat seseorang memandangnya sebagai sumber jaminan dan sumber kebahagiaan. Tidak sedikit juga menjadikannya sumber harapan hidup masa depan. Orang Kristen pun banyak yang menginginkannya lebih dari pada kebenaran dan keselamatan kekal. Tetapi banyak juga yang mampu melepaskan diri dari kekayaan dan uang supaya tidak terganggu untuk mengabdikan diri kepada Allah dan melayani sesama.

  • Bill Gates mendonasikan setengah kekayaannya untuk badan amal yang dia buat.
  • Warren Buffett mempersembahkan dan menggunakan sebagian besar kekayaannya untuk membantu sangat banyak orang yang membutuhkan pertolongannya.
  • Chou Yun Fat bahkan mendonasikan 99% kekayaannya untuk badan amal hanya 1% saja untuk kebutuhannya.
  • Sedangkan Andrew Carnagie yang merupakan orang terkaya di dunia pada zamannya hampir menyumbangkan seluruh kekayaannya pada badan amal.

Para pemilik uang yang melimpah ini tentu sudah memahami keterbatasan nilai uang untuk kehidupan pribadi bila disimpan atau ditumpuk saja. Tetapi justru menikmati sukacita dan kebahagiaan bila uang ditebar kepada yang membutuhkan dan untuk hal hal yang berguna seperti kepentingan publik. Bila uang kita masih cukup untuk kebutuhan pokok saja masih rajin ke gereja dan memberi persembahan. Tetapi bila usaha mulai maju uang semakin banyak, masihkah kita melakukannya? Apakah kita menjadi terlalu sibuk dan ingin terus membangun usaha, sehingga tidak sempat ibadah dan makin hati-hati mengeluarkan uang? hati-hati! Karena uang yang semakin bertambah berpotensi membuat seseorang tamak dan semakin merasa kurang.

Perlu kita tahu bahwa uang itu tidak buruk dan mencari uang pun bukan dosa karena sesungguhnya uang itu netral. Perlu juga orang percaya memahami cara tepat menggunakan uang agar terkategorikan sebagai sikap mengumpulkan harta di sorga. Bagaimana? Beri persembahan termasuk persepuluhan meningkat sesuai kemajuan pendapatan tentu didasari kasih kepada Allah dan pekerjaan-Nya. Biasanya membantu orang yang susah dengan kasih yang tulus. Jangan pernah menutup mata, tetapi pedulilah kepada orang yang berduka. Jangan hanya memberi uang saja tapi beri perhatian, tenaga dan pikiran. Selamat berbuat. (MT)
Minggu, 08 Desember 2019


[Pesan Mingguan 2019 Selengkapnya]